Data Warehouse merupakan sekumpulan data yang terintegrasi secara lojik untuk kebutuhan yang spesifik, umumnya berupa penanganan query analisis dalam sebuah sistem pendukung keputusan (Decision Support System/DSS) dan sistem informasi eksekutif (Executive Information System/EIS).
menurut Bill Inmon , definisi dari Data Warehouse adalah : sekumpulan/koleksi data yang mendukung pengambilan keputusan pihak manajemen yang mempunyai beberapa karakteristik sebagai berikut :
a. Subject Oriented
Sebuah Data Warehouse dirancang dan dibangun untuk memenuhi kebutuhan analisis data berdasarkan subjek tertentu.
b. Integrated
Untuk memenuhi kebutuhan analisis secara menyeluruh, sebuah Data Warehouse harus mampu mengintegrasikan data dari berbagai sumber data yang beragam.
c. Non Volatile
Data-data dalam sebuah Data Warehouse tidak dapat diubah (tidak dapat di-update). Data-data tersebut merupakan data historis yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan analisis, bukan untuk menangani transaksi seperti pada basisdata transaksional pada umumnya.
d. Time Variant
Model analisis yang diterapkan pada sebuah Data Warehouse berfokus pada perubahan data faktual berdasarkan waktu. Dalam hal ini Data Warehouse harus mampu menyimpan data untuk sebuah subjek tertentu dalam waktu yang berbeda-beda.
Sedangkan yang dimaksud dengan Data Warehousing adalah proses pembangunan Data Warehouse. Dalam Data Warehousing data dari berbagai sumber/sistem opeasional akan diekstrak dan diintegrasikan (ekstrak transfer and loading /ETL)ke dalam Data Warehouse, sehingga data di dalam Data Warehouse tidak lagi bersifat operasional melainkan bersifat informatif. Oleh karena data dalam Data Warehouse bersifat informatif, maka kegunaan dasar dari Data Warehouse adalah menyediakan sudut pandang(dimensi) data dari perspektif analis bisnis (business analyst) dan pembuat keputusan (decision makers), bukan dari sudut pandang teknis (perspective of technicians).
Senin, 30 Juni 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar